Letting Go, Accept it
- November 15th, 2007
- Posted in journey within
- Write comment
Gw seringkali bertanya-tanya “Kenapa sesuatu terjadi?”, “Kenapa kok bisa begini atau begitu?”. Well, disamping itu adalah sikap kritis analitis untuk satu dan banyak hal tapi ternyata kita mesti hati-hati dengan sisinya yang lain. Karena orang yang sering bertanya-tanya, “Kenapa?”, “Kenapa?” adalah mereka yang tidak bisa menerima keadaan sebagai mana adanya. (uh..uh..I can hear myself now asking, “what is reality”?. Sebagai mana adanya itu yang spt apa?) Kata-kata itu gw dapet dari Oma kemarin waktu kita makan siang bareng di Rice Bowl, Ratu Plaza. i think she’s right. And she also think that it_is_right for herself at least. Hmm…ya, it seems people like that just can’t detach them self from the problem. They seem always see things problematic. I wonder maybe they are them self is part of the problem or possibly they_are_the_problem itself?
Kalau bagitu tidak tertutup kemungkinan bahwa pertanyaan-pertanyaan gw itu jawabannya ada dalam diri gw. Kalau gw adalah bagian dari masalah yang gw pertanyakan, kemungkinan besar, gw bisa jadi jawaban untuk pertanyaan itu. Are “letting go” and “accepting” the answer?